Login / Register    » RSS GEMA Feed

Feed aggregator

Garam Dunia dan Terang Dunia

Sabdaspace_lokal - 6 July, 2015 - 23:14

Mat.5:13-16. "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan?

read more

Categories: Blog musik

APLIKASI BARU DARI SABDA ANDROID: CERITA ALKITAB TERBUKA (CAT)

Sabdaspace_lokal - 6 July, 2015 - 14:37

 Berita gembira untuk Anda! Yayasan Lembaga SABDA meluncurkan aplikasi android terbaru, yaitu Cerita Alkitab Terbuka (CAT)! Nikmati 50 judul cerita Alkitab dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru yang dilengkapi dengan 600 gambar ilustrasi. Aplikasi ini akan membuat kegiatan belajar Alkitab jadi lebih menyenangkan. Anda dapat menggunakannya sebagai alat peraga untuk bercerita kepada anak-anak sekolah minggu, dan sebagai pelengkap dalam memberikan renungan atau khotbah. Anda juga dapat membagikan cerita-cerita di dalamnya melalui berbagai media sosial yang Anda miliki. Dapatkan aplikasi ini sekarang juga di Play Store dan sebarkan informasi ini kepada keluarga dan rekan-rekan Anda!

read more

Categories: Blog musik

Roadshow Tim SABDA ke PT. Intan Pariwara

RSS Blog SABDA - 6 July, 2015 - 13:07

Acara perkenalan YLSA ini sebenarnya adalah inisiatif Pak Imam karena tertarik melihat informasi tentang roadshow YLSA di Facebook. Rupanya, Pak Imam ingin agar teman-teman persekutuannya di PT. Intan Pariwara ini juga mengenal produk-produk pelayanan YLSA. Nah, singkat cerita, tim YLSA diundang ke Klaten untuk memberikan presentasi perkenalan pelayanan YLSA.

<a href="http://blog.sabda.org/blog/blogger-sabda/rostika-surya/">Saya</a>, <a href="http://blog.sabda.org/blog/blogger-sabda/lusia-ratih/">Mbak Lusi</a>, dan <a href="http://blog.sabda.org/blog/blogger-sabda/yohanes-bayu-prajanto/">Bayu</a> ditunjuk sebagai tim roadshow ke Klaten ini. Mbak Lusi diberi tugas untuk membawakan presentasi, sedangkan saya dan Bayu akan membantu melayani instalasi dan jaga booth. Pak Imam dan Pak Sigit datang ke kantor YLSA pukul 13.30 WIB untuk membawa kami ke Klaten. Karena kedatangan kami di kantor PT. Intan Pariwara cukup awal, maka Pak Imam memandu kami untuk melihat proses pembuatan majalah Sahabat Tiko. Majalah ini adalah salah satu produk andalan PT. Intan Pariwara. Saya senang mendapat kesempatan melihat alur pembuatan majalah Sahabat Tiko dari awal sampai akhir.

Saya, Mbak Lusi, dan Bayu ditunjuk sebagai tim roadshow ke Klaten ini. Mbak Lusi diberi tugas untuk membawakan presentasi, sedangkan saya dan Bayu akan membantu melayani instalasi dan jaga booth. Pak Imam dan Pak Sigit datang ke kantor YLSA pukul 13.30 WIB untuk membawa kami ke Klaten. Karena kedatangan kami di kantor PT. Intan Pariwara cukup awal, maka Pak Imam memandu kami untuk melihat proses pembuatan majalah Sahabat Tiko. Majalah ini adalah salah satu produk andalan PT. Intan Pariwara. Saya senang mendapat kesempatan melihat alur pembuatan majalah Sahabat Tiko dari awal sampai akhir.

Sambil kami mempersiapkan "display", para peserta membantu kami membagikan paket DVD Library Anak kepada tamu-tamu yang lain. Suasana cukup menyenangkan karena beberapa tamu yang hadir rupanya sudah mengenal Mbak Lusi sehingga memudahkan tim SABDA berinteraksi dengan peserta. Presentasi Mbak Lusi ditayangkan lewat LCD dan acara berjalan lancar sampai akhir. Bayu menutup acara ini dengan doa. Lalu, peserta dipersilakan untuk melihat-lihat display produk SABDA yang sudah kami persiapkan. Beberapa peserta mengatakan waktu presentasi kurang panjang karena mereka ingin tahu lebih banyak. Kami berharap semoga apa yang kami bagikan menjadi berkat, dan nama Tuhan dimuliakan. IT 4 GOD!

Lelaki Tua, Tuhan dan Burung Merpati

Sabdaspace_lokal - 5 July, 2015 - 07:00

      Lelaki tua itu tampak gemetar tangannya ketika memberi makan burung-burung merpatinya. Dia tersenyum kepadaku. "Senang aku, kau mau kesini! Ambillah mana yang kausukai!"

read more

Categories: Blog musik

Berkarya bagi Kristus!

Sabdaspace_lokal - 1 July, 2015 - 13:38

Dear all blogger,

Wah, tak terasa kita sudah melewati tengah tahun pertama di tahun 2015. Tentunya banyak hal yang kita alami dan mungkin juga banyak pelajaran berharga yang bisa kita peroleh. Kami percaya bahwa jika kita menjalani hari-hari kita bersama dengan Allah, kita akan mampu melewatinya dengan sukacita dan penuh pengharapan, serta bisa melihat hal-hal baik yang Tuhan berikan bagi kita.


Pada awal semester kedua di tahun ini, kami mengajak Anda untuk semakin giat dalam memberitakan tentang Kristus melalui karya-karya Anda, terutama tulisan. Marilah kita gunakan SS ini sebagai sarana untuk mewujudkannya. Selamat berkarya bagi Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama! Tuhan Yesus memberkati.
Blog-blog selama bulan Juni 2015. Silakan klik judulnya jika Anda belum membaca blog tersebut. Selamat membaca!

read more

Categories: Blog musik

Kuasa Doa

Sabdaspace_lokal - 1 July, 2015 - 02:57
Categories: Blog musik

Bengcu menggugat Hai-hai

Sabdaspace_lokal - 25 June, 2015 - 13:27

Bengcu mengugat Hai-hai

read more

Categories: Blog musik

Ulang Tahun Yuni

RSS Blog SABDA - 25 June, 2015 - 13:04

Hari senin kemarin, ada dua orang cowok magang yang berasal dari Universitas Petra, Surabaya, serta satu orang cewek baru yang masuk sebagai staf baru di YLSA. Nah, pada waktu Persekutuan Doa hari Senin, mereka diberi waktu untuk memperkenalkan diri mereka masing-masing, dengan menyebutkan nama, tempat tinggal, dan hobi. Setelah persekutuan, mereka langsung aku berikan orientasi tentang presensi, laporan kerja, dan hal-hal pokok seputar admin. Dari tiga orang ini, yaitu, Andi, Kevin, dan Yuni, Yuni adalah orang yang paling diam pada saat aku orientasi alias tidak banyak tanya.

Nah, hari Rabu kemarin, tiba-tiba ada teman yang mengatakan kalau hari ini salah satu dari mereka ultah. Orang itu adalah Yuniatun atau yang sering dipanggil Yuni. Dia berulang tahun pada tanggal 24 Juni, untuk usia yang ke-24. Wah, cantik ... cantik ... tanggal 24, usia 24, hehehe. Jadi, sehabis makan siang hari itu, kami berkumpul sebentar untuk menyanyikan lagu "Selamat Ulang Tahun" serta mendengarkan sharing dan pokok doa dari Yuni. Pemimpin acara siang itu adalah Setya, yang kemudian langsung memberikan hak istimewa untuk mendoakan Yuni kepada Andi, staf magang baru.

Isi dari pokok-pokok doa Yuni adalah untuk pelayanannya di YLSA, untuk kesehatannya, dan juga agar keluarganya dapat dimenangkan oleh Kristus. Kami pun bersama-sama mendoakan kerinduannya tersebut dengan dipimpin oleh Andi. Selesai berdoa, kami semua langsung antre untuk bersalaman sambil mengucapkan ucapan selamat ulang tahun kepada Yuni.

Selamat ulang tahun Yuni, Tuhan Yesus memberkatimu selalu.

Menjadi Tua

Sabdaspace_lokal - 20 June, 2015 - 06:43

      "Aku kangen!"

      "Kangen siapa, Mas?"

      Biasa...... Mas Wathon sering bicara sendiri tanpa sadar...... kebanyakan berangan-angan, jadi ketika ditanya malah kaget.

      "Eh, kamu! Tidak kok...!"

read more

Categories: Blog musik

Self Dialog (Chapter-1)

Sabdaspace_lokal - 15 June, 2015 - 23:39

A : Myself

B : Myself

A : Adakah engkau melihat kondisi dunia ini? Banyak hal yang aku tidak mengerti yang hendak aku diskusikan dengan engkau

B : Hal apakah yang hendak engkau diskusikan?

read more

Categories: Blog musik

Temple

Sabdaspace_lokal - 14 June, 2015 - 21:07

Shalom saudaraku, 

read more

Categories: Blog musik

Pelatihan BGA di STT Amanat Agung, Jakarta

RSS Blog SABDA - 10 June, 2015 - 12:53

Pada tanggal 1 -- 6 Juni 2015, saya, Mbak Liana, dan Pak Victor berkesempatan untuk mengikuti training Baca Gali Alkitab (BGA) yang diselenggarakan oleh Scripture Union Indonesia di STT Amanat Agung, Kedoya, Jakarta Barat. Saya pribadi sungguh bersyukur karena mendapat kesempatan untuk belajar memahami proses BGA dan pelajaran dalam Biblika Alkitab selama 1 minggu.

Pelatihan BGA ini adalah pelatihan tingkat nasional, jumlah peserta yang mengikuti ada 55 peserta dan didominasi oleh peserta dari Papua dan Halmahera. Dosen pengajar yang dipilih adalah ahli-ahli Biblika di bidangnya, yaitu Ev. Inawati Teddy (Perjanjian Lama) dari Sekolah Tinggi Teologi Reformed Injili yang membawakan Eksposisi Daud dan Memahami Kitab Kejadian, Pdt. Yongky Karman (Perjanjian Lama) dari Sekolah Tinggi Teologi Jakarta yang mengajar Memahami Kitab Amsal dan Roh-Roh dalam Perjanjian Lama, dan Pdt. Yohanes Adrie Martopo (Perjanjian Baru) dari STT Amanat Agung yang mengajar Memahami Injil Matius. Selain para dosen, ada pula para fasilitator dari Scripture Union yang mengajarkan metode BGA kepada semua peserta. Ada Pdt. Armand Barus yang menjadi fasilitator Surat 1 Yohanes, Ibu Tety yang menjadi fasilitator Kitab Amsal, dan Ibu Rondang Sitompul yang menjadi fasilitator Injil Matius.

Saya sungguh mengingat baik-baik pesan Ibu Yulia sebelum kami berangkat, "Selama pelatihan BGA, kalian harus belajar sebaik mungkin, serap sebanyak mungkin ilmu, dan harus melayani semua peserta". Dalam pelatihan ini, kami tidak hanya datang sebagai peserta, tetapi kami juga membagikan produk-produk SABDA di sana. Dapat dikatakan tugas kami cukup berat, tidak hanya belajar, kami juga harus melayani. Dalam semua itu, kami sungguh mengucap syukur kepada Tuhan, sebab Ia menolong dan memampukan kami. ^_^

Selama mengikuti pelatihan BGA, saya pribadi belajar banyak. Misalnya dari pelajaran Pengantar Kitab, saya belajar bahwa masing-masing kitab dalam Alkitab memiliki kekhasan dan keunikannya sendiri, sementara dari kelas BGA saya belajar bagaimana melakukan PA dengan melihat satu per satu ayat dalam teks yang sedang dipelajari. Dalam kelas BGA, ada beberapa varian yang diajarkan, tetapi karena kami berada di level Executive Ministry 1 (EM 1), varian yang kami terima adalah varian 1. Ada tiga hal penting dalam varian 1 ini, yaitu:
1) Kupelajari (Siapa dan Apa yang kutemukan dalam teks?)
2) Pesan
3) Respons

Sementara untuk booth SABDA, kami sungguh bersyukur karena semua peserta antusias dan terberkati dengan produk-produk pelayanan SABDA. Sejak hari pertama, booth SABDA "laris manis" dikunjungi peserta, dapat dikatakan bawaan kami tinggal separuh. Akan tetapi, booth tetap dibuka sampai hari terakhir. Peserta juga sangat berminat dengan aplikasi-aplikasi Android dari SABDA, dan mereka sangat bersyukur mendapatkan aplikasi-aplikasi tersebut. Beberapa Pendeta dari Papua, Ambon, dan Halmahera berkata, "Akhirnya, saya dapat juga apa yang saya butuhkan untuk belajar Alkitab dan berkhotbah." Dalam bahasa dan dialeknya, Pdt. Otniel dari Papua mengucapkan terima kasih kepada SABDA, "Kasumasa, SABDA!" Harapan kami, semua peserta yang sudah menerima produk dari SABDA dapat terus dipacu untuk melek teologi dan menggunakan bahan-bahan yang sudah ada di tangan mereka. Bahkan, kami berdoa mereka akan membagikannya kepada lebih banyak orang.

Akhirnya, kami mengucap syukur karena selama satu minggu di Jakarta, kami dapat belajar dan melayani semua peserta dengan baik. Kasih dan pemeliharaan Tuhan sungguh kami rasakan setiap harinya. Sebagaimana motto Scripture Union Indonesia "Segar, Kuat, Sigap", saya pun merasakan segar dengan pelajaran yang saya terima, iman saya dikuatkan, dan saya harus selalu sigap dalam melayani pekerjaan Tuhan.

Soli Deo Gloria!

Nonton Bareng Film “The Gospel of Luke”

RSS Blog SABDA - 10 June, 2015 - 11:58

Oleh: Viktor Kristianto*

Minggu lalu, saya baru menyelesaikan review terhadap Injil Lukas versi Alkitab Yang Terbuka, kemudian kami berkesempatan menonton sebuah film berjudul "The Gospel of Luke" berdurasi 4x30 menit dengan narator musisi Michael Card. Kami menonton film tersebut bersama-sama seluruh staf Yayasan Lembaga SABDA, dengan tujuan agar memperoleh wawasan yang lebih lengkap tentang Injil Lukas, terutama dengan latar belakang daerah di mana Yesus dulu pernah tinggal dan melayani. Latar belakang film adalah Palestina, khususnya lokasi-lokasi yang bernilai historis seperti sungai Yordan, danau Galilea, Hotel King David di Yerusalem, dan lain-lain.

Ada beberapa kesan yang saya peroleh dari film tersebut, di antaranya:

a. Injil Lukas memiliki ciri yang khas dibandingkan dengan ketiga Injil yang lain, yaitu banyaknya pujian yang ditulis Lukas. Ada pujian Maria, pujian Zakharia, pujian malaikat di padang, dan juga pujian Simeon. Dari puji-pujian itu, Injil Lukas menonjolkan pesan sosial yang kuat.

b. Ada kontras yang mencolok antara para pemimpin yang gagal menangkap pesan Yesus, dan orang-orang sederhana yang tersisih dari masyarakat yang justru menangkap pesan Yesus. Orang-orang yang tersisih itu termasuk para gembala, pemungut cukai, orang Samaria, dan juga para perempuan. Dengan kata lain, para pahlawan dalam Injil Lukas adalah orang-orang yang tersisih dalam masyarakat.

c. Kontras yang lain adalah kedatangan Yesus ke dunia dalam kondisi yang sangat sederhana, dibandingkan dengan pola hidup raja-raja pada masa itu seperti Herodes, Tiberius, dan Pontius Pilatus yang cenderung hedonis.

d. Narasi yang dibawakan oleh Michael Card sangat baik, apalagi dengan latar belakang daerah-daerah di Palestina ataupun Roma, seperti sungai Yordan atau Circus Maximus (arena perlombaan kereta zaman dulu, dan konon tempat Petrus disalibkan secara terbalik).

Latar belakang tempat-tempat bersejarah di sekitar Galilea dan Yerusalem itu sangat membantu saya untuk dapat lebih memahami makna tindakan-tindakan yang dilakukan Yesus.

Di penghujung film, Michael Card mengisahkan tentang dua orang murid Yesus yang tidak mengenal Yesus walaupun Ia berjalan bersama-sama dengan mereka cukup jauh. Mereka sepertinya kehilangan pengharapan, tetapi ketika Yesus memecahkan roti di depan mereka, barulah mereka menyadari bahwa itu Yesus. Jadi dari harapan yang rendah, mereka kembali memiliki harapan yang tinggi. Demikian juga para perempuan yang datang ke kubur Yesus pada hari Minggu pagi, sebenarnya hanya ingin meminyaki jenazah Yesus. Mereka pun memiliki pengharapan yang rendah, tetapi ketika mereka mendapati kubur yang kosong dan berjumpa dengan malaikat, barulah mereka kembali memiliki harapan yang tinggi akan Yesus. Sampai di sini, Michael Card lalu bertanya, "Bagaimana dengan Anda? Harapan apakah yang Anda miliki di dalam Yesus?"

Akhirnya, film ini direkomendasikan tidak saja bagi para hamba Tuhan dan para pendeta agar dapat lebih memahami konteks Injil Lukas, tetapi juga bagi semua orang Kristen awam yang belum sempat membaca Injil Lukas dengan penuh rasa hormat. Dengan melihat film ini, dalam 2 jam saja Anda akan belajar memahami kekayaan pesan yang disampaikan oleh Injil Lukas.

Seminar Doktrin Predestinasi dan Kebebasan

RSS Blog SABDA - 10 June, 2015 - 11:51

"Datang ya, ke seminar 'Doktrin Predestinasi dan Keselamatan' besok ...," kata Evie mengingatkan kami semua pada akhir persekutuan staf Jumat siang itu. Kebetulan di beberapa persekutuan staf sebelumnya, Ibu Yulia memberikan training mengenai dosa dan keselamatan kepada seluruh staf YLSA. Didorong oleh perasaan ingin tahu lebih banyak tentang doktrin John Calvin mengenai predestinasi, saya berniat datang ke seminar yang berupa tayangan langsung dari Katedral RMCI Jakarta oleh Pdt. Dr. Stephen Tong dan rekan-rekannya. Saya datang ke MRII Solo bersama tante saya yang juga berminat untuk belajar tentang Predestinasi. Berikut adalah sharing yang saya dapat dari seminar tersebut:

Seminar dibuka dengan sesi pertama tentang dosa manusia dan kedaulatan Allah. Pembicara membuka dengan kata-kata Paulus dalam Roma 3, yang menyatakan bahwa semua manusia telah jatuh ke dalam dosa dan tidak ada seorang pun yang mencari Allah. Hal ini penting agar kita memahami bahwa keselamatan adalah sepenuhnya karya Allah dan tidak ada usaha manusia sehingga manusia tidak dapat membanggakan dirinya. Jika sampai saat ini masih ada kebaikan, keindahan, dan kemampuan manusia untuk melakukan hal yang baik, misalnya untuk mencipta dan menikmati keindahan, itu pun karena Allah yang memberikan anugerah umum kepada setiap manusia.

Kemudian, pembicara mengajak kami untuk membuka Ayub 42:2, yang menyatakan tentang rencana Allah yang tidak pernah gagal karena Allah kita adalah Allah yang berdaulat. Allah berdaulat, artinya:
1. Allah berhak dan berkuasa untuk menentukan segala sesuatu demi kemuliaan-Nya.
2. Allah melaksanakan apa yang ditetapkan-Nya demi kemuliaan-Nya.
3. Allah mengendalikan ciptaan-Nya demi kemuliaan-Nya.
Dari sini, disimpulkan bahwa kedaulatan Allah sesungguhnya adalah usaha-usaha yang dilakukan Allah demi kemuliaan nama-Nya. Namun, sifat kedaulatan Allah itu harus dipahami dalam integrasi sifat-sifat Allah; yang suci, yang tidak akan berbuat dosa, dan yang bijaksana, sehingga tidak ada yang dilakukan Allah yang sia-sia. Peristiwa penciptaan sendiri merupakan ekspresi dari kedaulatan Allah.

Pembicara berikutnya adalah Pdt. Stephen Tong, yang memulai pembicaraannya dengan mengatakan bahwa doktrin itu penting. Mengapa? Karena dengan doktrin, kita dapat memelihara pengajaran para rasul dengan setia dan benar, sehingga kita tahu apa dan siapa yang kita percayai. Tidak ada agama yang tidak memiliki doktrin atau pengajaran. Salah memilih doktrin, kita menjadi tersesat. Beliau menceritakan tentang kehidupan Agustinus, seorang tokoh gereja yang besar, yang pada awalnya hidup dalam kesesatan dan doktrin yang salah, sehingga berdampak pada kehidupan yang dijalaninya. Namun, ketika akhirnya ia bertobat dan mengikuti doktrin yang benar, yang tidak didasarkan pada pengalaman, pendapat, atau kebiasaan yang dimilikinya, Agustinus akhirnya menjadi salah satu filsuf Kristen terbesar di sepanjang masa, yang memuliakan Tuhan dengan iman dan akal budinya.

Selanjutnya, beliau berbicara mengenai definisi kebebasan. Bagi manusia, kebebasan berarti dapat melakukan segala sesuatu sekehendak hati. Namun, pada kenyataannya, hal itu tidak mungkin terjadi karena kebebasan manusia dibatasi oleh kebebasan manusia yang lain. Immanuel Kant mendefinisikan kebebasan yang mutlak sebagai kebuasan karena kebebasan sesungguhnya memiliki definisi yang bersifat mengikat dan terbatas. Menarik apa yang diungkapkan oleh Pak Tong mengenai makna dari kebebasan sejati, yaitu: "Ketika saya dapat melakukan apa yang tidak ingin saya lakukan". Ketika manusia jatuh dalam dosa, ia menjadi hamba dosa, dan hanya dapat melakukan apa yang menjadi keinginan daging, yaitu keinginan dosa. Hanya ketika menerima keselamatan dalam Yesus Kristus, maka manusia dapat menjadi manusia yang merdeka, karena Roh Kudus memampukan manusia untuk tidak melakukan keinginan kedagingannya.

Kebebasan manusia berasal dari Allah, oleh karena itu manusia harus mempertanggungjawabkan kebebasannya kepada Allah. Hanya Allah satu-satunya Pribadi yang memiliki kebebasan yang benar-benar bebas. Allah mampu membatasi kebebasan-Nya yang mutlak di bawah prinsip kebenaran-Nya, sehingga ia tidak berdosa dan menjadi satu-satunya Pribadi yang dapat menghakimi manusia. Yesus Kristus adalah teladan yang sempurna dalam menggunakan kebebasan-Nya, terutama ketika tunduk pada kehendak Bapa-Nya pada peristiwa penyaliban 2000 tahun yang lalu.

Sayang sekali, saya tidak dapat mengikuti acara sampai selesai sehingga tidak dapat membagikan materi dengan lengkap. Meskipun demikian, saya bersyukur dapat mendengar sebagian dari seminar Doktrin Predestinasi dan Kebebasan ini sehingga saya mendapatkan penjelasan yang lebih dalam mengenai doktrin yang dianut oleh gereja-gereja aliran reformed. Kata "diselamatkan" tidak lagi memiliki makna sama seperti yang saya ketahui sebelumnya. Semoga ini bukan menjadi euforia sesaat, melainkan menjadi pupuk bagi pertumbuhan iman dan menjadikan iman saya semakin lebih hidup.

To God be the Glory!

Menunggu Lebih dari 10 Tahun!

Sabdaspace_lokal - 9 June, 2015 - 20:58

      "Semua indah pada waktuNya! WaktuNya berarti bukan waktu kita, tetapi waktu Tuhan!"

      Aku tersenyum mendengar ceritanya. Orang tuanya meminta dia mengadopsi anak ketika usia pernikahannya masuk tahun keempat. Empat tahun kemudian dia baru mau memenuhi permintaan itu.

read more

Categories: Blog musik

Training Kepenulisan di SABDA (10 April 2015)

RSS Blog SABDA - 8 June, 2015 - 15:23

Dalam mengerjakan pelayanan yang telah dipercayakan oleh Tuhan bagi kita, ketetapan dan kesungguhan hati memang merupakan hal yang paling utama bila dibandingkan dengan yang lain. Akan tetapi, hal ini juga perlu diimbangi dengan kemauan untuk terus belajar dan menemukan hal yang baru untuk menjadikan kualitas pekerjaan pelayanan kita terus meningkat hari demi hari. Oleh karena itu, Yayasan Lembaga SABDA selalu memotivasi dan memfasilitasi para stafnya untuk meningkatkan kompetensi mereka melalui berbagai macam pelatihan yang terus diberikan untuk mencapai tujuan tersebut.

Pada hari Kamis tanggal 10 April 2015 yang lalu, Yayasan Lembaga SABDA juga kembali mengadakan pelatihan untuk para stafnya. Ada dua topik yang diangkat dalam pelatihan kali ini. Topik yang pertama adalah tentang cara menyusun paragraf yang logis. Topik ini sangat bermanfaat, khususnya bagi para staf divisi publikasi yang memang berkecimpung dalam bidang tulis-menulis. Sekalipun tidak semua bahan yang ada dalam divisi publikasi ditulis sendiri oleh para stafnya, hal-hal yang didapatkan melalui pelatihan ini akan sangat membantu ketika mereka harus membuat editorial, menulis kesaksian, menyunting artikel, dll.. Tidak hanya bagi divisi ini saja, topik ini juga bermanfaat bagi para staf dari divisi-divisi yang lain untuk membantu mereka dalam mengerjakan tugas-tugas menulis artikel, blog atau sejenisnya.

Topik lain yang dibahas dalam pelatihan kali ini adalah kelebihan dan kekurangan penggunaan slide PowerPoint sebagai alat bantu presentasi. Tentu saja, topik ini sangat relevan karena memberikan pemahaman bagi kita bahwa sekalipun memiliki kelebihan yang cukup banyak, kita tidak boleh bergantung kepada slide PowerPoint yang kita buat. Slide PowerPoint hanyalah alat bantu untuk kita dalam menyampaikan materi agar lebih mudah diterima oleh orang lain, bukan sebaliknya. Oleh karena itu, kita seharusnya lebih menguasai materi sehingga ketika listrik padam dan slide yang kita buat tidak dapat ditampilkan pun kita masih tetap bisa menyampaikan materi dengan maksimal.

Bersyukur untuk pelatihan kali ini karena wawasan saya semakin ditambah melalui materi-materi yang disampaikan. Semoga dengan lebih banyak lagi pelatihan-pelatihan semacam ini, potensi setiap pelayan Tuhan bisa lebih lagi dikembangkan dan kinerja mereka bisa semakin ditingkatkan. Hanya, perlu selalu diingat bahwa segala sesuatu datangnya dari Tuhan dan harus dikembalikan kepada Tuhan demi kemuliaan nama-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Berdoa

Sabdaspace_lokal - 8 June, 2015 - 07:35

Shalom saudaraku,

read more

Categories: Blog musik
Syndicate content

Komentar