Buku “Pujilah Tuhan Hai Jiwaku” memberikan alternatif kegiatan untuk pemimpin pujian, terutama saat para pemain musik tidak hadir. Buku ini menawarkan ide-ide seperti kegiatan reflektif, penggunaan ayat-ayat emas dengan refleksi singkat, contoh doa tertulis, penerapan firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, dan penggunaan lagu-lagu pujian sebagai alternatif. Buku ini bertujuan untuk mengembangkan atmosfer penyembahan yang memotivasi jemaat dan mendorong introspeksi diri.
- Pujian
- Pemimpin Pujian
- Ayat-ayat emas
- Refleksi diri
- Doa tertulis
- Kelompok sel
- Kelompok PA
- Stuart Townend
- Kegiatan-kegiatan reflektif maupun permainan sederhana dengan menggunakan bahan-bahan seperti alat tulis, kertas, dan gunting.
- Ayat-ayat emas yang memudahkan kita mengingat kembali firman Tuhan disertai dengan refleksi singkat dari ayat-ayat tersebut.
- Contoh-contoh doa tertulis yang dibangun sebagai sebuah dialog antara Tuhan dan umat-Nya.
- Penerapan firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari yang disertai dengan dorongan motivasional supaya kita tidak sekadar menjadi para pendengar firman Tuhan, tetapi juga menjadi pelaku.
- Lagu-lagu pujian yang bisa menjadi alternatif.
Penulis: Kingsway Publishing
Ketika kita menjadi seorang pemimpin penyembahan biasanya kita lebih memikirkan musik atau jemaat. Terobosan-terobosan baru yang nantinya diharapkan bisa membuat persekutuan atau kebaktian lebih “hidup” justru terlupakan. Buku ini memberikan beberapa alternatif kegiatan yang bisa menjadi bahan acuan atau sekadar pertimbangan untuk menyegarkan ide-ide Anda sebagai seorang pemimpin pujian apalagi saat para pemain musik tidak hadir. Ide-ide tersebut antara lain:
- Kegiatan-kegiatan reflektif maupun permainan sederhana dengan menggunakan bahan-bahan seperti alat tulis, kertas, dan gunting.
- Ayat-ayat emas yang memudahkan kita mengingat kembali firman Tuhan disertai dengan refleksi singkat dari ayat-ayat tersebut.
- Contoh-contoh doa tertulis yang dibangun sebagai sebuah dialog antara Tuhan dan umat-Nya.
- Penerapan firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari yang disertai dengan dorongan motivasional supaya kita tidak sekadar menjadi para pendengar firman Tuhan, tetapi juga menjadi pelaku.
- Lagu-lagu pujian yang bisa menjadi alternatif.
Buku ini memberikan inspirasi untuk mengembangkan dan menumbuhkan atmosfer penyembahan yang lebih memotivasi para jemaat untuk merasakan hadirat Tuhan dalam sebuah persekutuan yang sederhana. Buku ini juga memberikan dorongan bagi setiap jemaat untuk sharing dan introspeksi diri (meditasi). Buku ini sangat praktis, menyenangkan, dan alkitabiah bagi kaum muda maupun dewasa yang ingin membangun dan mengembangkan kelompok sel atau kelompok PA-nya supaya semakin “hidup”.
Stuart Townend adalah salah satu dari sebagian pemimpin pujian terkenal di Inggris dan seorang penulis lagu rohani. Morgan Lewis adalah seorang editor dan mentor.
Sumber: http://www.bukurohani.com