do=f 6/8 MM ± 54
B1. Hai waris Kerajaan, Rajamu sambutlah!
Siapkan kedatangan Penghibur dunia!
Dan tampil ke depan, nyanyikan Hosiana;
berharaplah pada-Nya, penuh dengan iman!
B2. Hai insan yang berduka, Rajamu t’lah dekat:
Penolong orang susah, Pelindung kaum penat.
Besarkan hatimu dengan penghiburan-Nya:
Firman dan Sakramen-Nya membuatmu teguh!
B3. Hai kamu yang merana, Rajamu tak lemah.
Tengadahlah di sana bersinar bintang-Nya!
Di dalam kemelut kasih-Nya tak berkurang
dan sungguh menghiburkan melawan kuasa maut.
B4. Hai mari, fakir miskin, Rajamu tak lelah
merawat yang merintih, mengangkat yang rendah.
Kembang dan burung pun dib’ri-Nya sandang-pangan:
seluruh Kerajaan kekal warisanmu.
B5. Hai umat yang sengsara, Rajamu tidak jauh:
keluh-kesah dan lara, niscaya Ia tahu.
Lenyap selamanya cemas dan dukacita:
ternyata Allah kita mengingat anak-Nya.
B6. Hai, bangunlah, saudara, Rajamu songsonglah,
yang datang berkendara lembut dan mulia!
Arahkan langkahmu menyambut Jurus’lamat
yang mau menaruh rahmat selaku Penebus.
B7. Ya Yesus, Raja agung, Kaub’rikan diri-Mu;
Cela dan aib Kautanggung dan dosa Kautebus.
Seluruh umat-Mu menyanyi Hosiana
dan sampai selamanya pada-Mu bersyukur.
Syair : Auf, auf, ihr Reichsgenossen, Johann Rist (1607-1667), terj. H.A. Pandopo, 1978/1981
Lagu : Jerman, 1500