Skip to main content

KK 647. KUNYALAKAN LILIN MUNGIL

do=c 3/4 MM ± 76

B1. Kunyalakan lilin mungil
di dekat jenazahmu.
Air mataku pun menetes,
hatiku remuk redam.
Pedih nian kurasakan,
‘kau tak lagi tersenyum.
Ini saat perpisahan
yang tak bisa kucegah.

B2. Kuucapkan doa suci
pada Allah Bapaku.
Kini ‘kau dalam lindungan
rahmat-Nya penuh lembut.
Di naungan-Nya ‘kau terlindung,
dipeluk-Nya ‘kau tenang.
Kasih Allah yang abadi
mengembanmu ke seb’rang.

B3. ‘Kan kutabur bunga wangi,
mengharumkan kuburmu.
Walau hati penuh lara,
keyakinanku teguh.
Lewat kegelapan malam,
fajar pagi merekah.
Lewat kubur lintas maut,
kebangkitan menjelma!

B4. Kunyalakan harapanku;
ada waktu bertemu.
Di sanalah kita nanti
sama-sama tersenyum.
Air mata ‘kan berganti
sukacita yang kekal.
S’lamat jalan kekasihku,
kasih Allah beserta.


Syair : Sonia C. Parera Hummel
Lagu : Monica Pariela Parera

Lirik baris pertama
-
Bahasa