la=e 3/4, 2/4 MM ± 88
B1. Siapa tergantung di salib di sana,
tertimpa siksaan dan bencana,
penuh dengan luka, dirundung hukuman?
Apakah yang sudah dituduhkan?
B2. Di salib di sana, menanggung sengsara,
tergantunglah Anak Domba Allah.
Tiada salahnya selain mengasihi,
dan itu ditolak dunia ini.
B3. Jikalau kasih-Nya sempurna sejati,
mengapakah Ia harus mati?
Mengapakah Ia menyangkal diri-Nya
sehingga dipandang hina dina?
B4. Upah-Nya yaitu pahala sentosa
yang datang dengan tebusan dosa.
Curahan darah-Nya menutup semua;
o, lihat nestapa dan bilur-Nya!
B5. Ya Yesus, ya Tuhan yang maha rahmani,
kasih-Mu tak dapat diimbangi!
Di surga, di bumi, terima kiranya
pujian dan hormat selamanya!
Syair : Wie hangt er zo deerlijk geteisterd, geschonden, Jan Luyken (1649-1712), terj. H.A. Pandopo, 1978/1983
Lagu : Belanda, 1683